Secara hampir keseluruhan, konsep-konsep fisika selalu dijabarkan dalam entuk matematika. mulai dari SMP yang telah mengenal dengan dunia IPA konseptual sampai ke perguruan tinggi pun tetap menggunakan pendekatan matematika dalam menjabarkan konsep fisika tersebut. Dalam ranah perguruan tinggi terutama yang menggeluti dunia fisika secara mendalam maka ditemukan suatu mata kuliah yang mengeksplorasi matematika dalam fisika artinya berusaha menjelaskan pendekatan matematika yang dapat menjelaskan konsep fisika. Buku ini sedikit membantu dan melengkapi materi yang dibutuhkan mahasiswa untuk menyelesaikan dan mempelajari mata kuliah tersebut dengan catatan buku ini tidak untuk di komersialkan.
Thursday, 15 September 2016
Saturday, 6 August 2016
Friday, 1 July 2016
Sosiologi dan Filsafat
Salam Intelektual sahabat cerdas, beberapa pandangan baru bisa menjadi penyegar kita dalam berfikir dan memberikan tambahan dalam referensi baik hidup didunia kerja, dan masyarakat. Beberapa waktu lalu saya mendapat buku tentang sosiologi dan filsafat, meskipun bukan dalam ranah program studi saya secara kusus, tapi sebagai penambah wawasan sangat berarti. kali ini saya menyajikan ringkasan dan simpulan buku tersebut.
Representasi Individu dan
Representasi Kolektif, Absurditas Pelekatan Ide kepada Sel
Eksistensi ingatan cukup untuk
menyatakan bahwa representasi kehidupan tidaklah inheren dalam zat saraf; sebab
ia memiliki cara berada diri sendiri, dan berdasarkan kekuatan-kekuatannya
sendiri. Karena reaksi-reaksi unsur otak satu sama lain diterima dan ditekan
oleh ingatan, bukan satu-persatu tetapi secara keseluruhan dalam apa yang dapat
dinamakan sebagai eksistensi komunal. Bilamana ada kehidupan komunal, maka akan
terdapat dampak-dampak yang jauh melampaui pengaruh unsur-unsur. Itulah sebabnya,
dengan cara yang sama bisa dikatakan bahwa pengetahuan tentang apa saja yang
berlangsung dalam pikiran individu tidak memberikan kunci untuk mengetahui apa
yang ada dalam pikiran kolektif.
Moral
berawal dari anggota suatu kelompok dan ketika dia dianggap menempatkan
individu lebih rendah dibanding kewajiban sosial dan waktu menunjukkan bahwa
dewasa ini kewajiban utama manusia ialah melaksanakan kewajiban profesionalnya. “Masyarakat bukanlah sebuah sistem organ
fungsi tetapi merupakan pusat kehidupan moral”.
“Fungsi masyarakat yang sebenarnya ialah menciptakan ideal”. Oleh karena
itu, masyarakat membentuk suatu pusat asal melalui mana hakikat melintas untuk
kemudian melampaui dirinya sendiri.
Filsafat dan Fakta Moral
Tujuan yang
selalu ingin dikejar dan dicapai oleh para filsuf moral sepanjang zaman sangat
berbeda sifatnya. Sebab mereka tidak pernah mengarah pada suatu tujuan
representasi tertentu, tanpa menambah atau mengurangi realitas moral yang ada.
Ambisi para filsuf moral seringkali adalah membangun moralitas baru, yakni
suatu moralitas yang berbeda dalam tema esensial dengan yang dianut oleh rekan
mereka atau para pendahulu mereka.
Mereka itu biasanya revolusioner atau pemberontak. Sedang persoalan yang
dibahas adalah bagaimana menemukan kandungan moralitas. Bukan kandungan
sebagaimana dipandang oleh filsuf tertentu, tetapi kandungan sebagaimana
dipandang oleh kemanusiaan dalam wujud diri kolektif. Dari sudut pandang ini,
doktrin-doktrin para filsafat tadi kehilangan sebagaian besar nilainya.
Namun
adalah sangat keliru untuk beranggapan bahwa para filsuf itu terabaikan. Yang
ditolak adalah: hak istimewa dan keutamaan yang sering diberikan pada mereka.
Mereka mengajari tentang fakta, mengajarkan tentang apa yang ada dalam pikiran publik pada kurun waktu
tertentu, dan oleh karena itu seharusnya mereka bisa memberikan penjelasan yang
memadai. Yang tidak disetujui adalah: mereka mengungkapkan kebenaran moral
dengan cara yang sangat muluk-muluk sebagaimana pakar fisika atau kimia
menyatakan kebenaran tentang susunan suatu benda di bawah judul fisiko-kimiawi.
Konsepsi para filsuf dan moralis telah banyak membantu untuk memasuki lebih
jauh lagi analisis kita tentang ilmu masyarakat (kesadaran komunal) menuju
lapisan dimana arus yang usang dan separuh sadar tersebut diteliti.
Pertimbangan Nilai dan
Pertimbangan Realitas
Friday, 17 June 2016
Dasar Pengukuran Listrik
Teman teman yang mau mendalami tentang elektro/kelistrikan sedikit sharing dari saya tentang buku pegangan dasar yang dapat dijadikan fondasi belajar dalam pengukuran besaran yang berkaitan dengan listrik, semoga bermanfaat dan share lagi ke teman teman lainnya
Selamat Belajar
Wednesday, 15 June 2016
Fungsi Exsponen dan logaritma
Mata kuliah kalkulus merupakan pondasi awal dalam mata kuliah yang berkaitan dengan persamaan matematika berikutnya. Mata kuliah ini menjadi mata kuliah wajib bagi yang mendalami program MIPA (Matematika dan IPA) baik pendidikan maupun ilmu murni. Pembahasan kalkulus biasanya dikaitkan dengan program studi yang sedang ditempuh, nah pada program fisika salah satu pembahasan kalkulus adalah Fungsi exponen dan logaritma, exponen dan logaritma merupakan pendekatan matematis yang biasa digunakan pada mata kuliah mekanika, termofisika, gelombang dan hampir keseluruhan matakuliah fisika
Selamat Belajar
Buku Fisika Dasar
Buku Buku yang berisikan konten Sains memiliki harga yang sangat mahal dipasaran. Akan tetapi kebutuhan terhadap buku-buku tersebut terutama bagi mahasiswa-mahasiswa yang sedang mendalami mata kuliah tersebut menjadi suatu keharusan memeiliki buku tersebut. Disini saya mencoba membagi buku-buku fisika dan materi kuliah berbahasa indonesia intik didownload secara gratis bagi teman-teman yang membutuhkan untuk belajar. untuk buku yng berconten bahasa inggris bisa di sowonload di http://csp-education.blogspot.com
Selamat belajar
Fisdasbook i from Zakwandi
Tuesday, 14 June 2016
Rencana Pembelajaran
A. Tujuan
Pembelajaran
Dalam konteks pendidikan, tujuan merupakan persoalan
tentang misi dan visi suatu lembaga pendidikan. Artinya, tujuan penyelenggaraan
pendidikan diturunkan dari visi dan misi lembaga, dan sebagai arah yang harus
dijadikan rujukan dalam proses pembelajaran. Komponen ini memiliki fungsi yang
sangat penting dalam sistem pembelajaran. Kalau diibaratkan, tujuan
pembelajaran adalah jantungnya, dan suatu proses pembelajaran terjadi manakala
terdapat tujuan yang harus dicapai.
Tujuan instruksional atau tujuan pembelajaran
menurut Hernawan (2005) terbagi atas beberapa tingkatan yaitu diantaranya:
1. Tujuan
Pendidikan Nasional
Tujuan
pendidikan nasional kita menurut UU No 2 tahun 1989 tentang system pendidikan
nasional yaitu: "Pendidikan Nasional bertujuan menceraskan kehidupan
bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang
beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur,
memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani,
kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan
dan kebangsaan (pasal 4)".
2. Tujuan
Institusional
Tujuan
institusional berisi rumusan kemampuan yang diharapkan dikuasai oleh pebelajar
setelah mengikuti pendidikan pada suatu tingkat pendidikan tertentu. Misalnya
tujuan pendidikan dasar (SD dan SMP) yaitu: "Pendidikan dasar bertujuan
memberikan bekal kemampuan dasar kepada peserta didik untuk mengembangkan
kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga negara, dan anggota
umat manusia serta mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan
menengah. (Bab II, Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 1990).
3. Tujuan
Kurikuler
Tujuan
Kurikuler adalah rumusan dari setiap mata pelajaran /bidang studi/mata kuliah.
Misalnya tujuan kurikuler mata pelajaran Fisika pada pendidikan menengah.
Contoh:
"Pembelajar memiliki pengetahuan tentang lingkungan alam serta
keterampilan, wawasan dan kesadaran teknologi dalam kaitannya dengan
pemanfaatannya bagi kehidupan sehari-hari.
4. Tujuan
Pembelajaran Umum
5. Tujuan
Pembelajaran Khusus
Menurut Harjanto (2008), perumusan
tujuan Instruksional dalam desain pembelajaran merupakan perumusan yang jelas
dimana memuat pernyataan tentang kemampuan dan tingkah laku peserta didik
setelah mengikuti suatu program pengajaran tertentu untuk satu topik atau
subtopik tertentu. Dengan demikian dapat dipertegas bahwa perumusan
instruksional berfungsi sebagai tercapainya hasil belajar berupa perubahan
tingkah laku dan kriteria untuk mengukur keberhasilan suatu kegiatan
pembelajaran.
Berdasarkan uraian di atas dalam
merumuskan tujuan instruksional, harus menetapkan jenis hasil belajar. Menurut
Bloom dkk dalam Hernawan (2005) jenis belajar atau taksonomi tujuan pendidikan
dapat dibedakan menjadi tiga domain yaitu domain kognitif, afektif dan
psikomotorik yang akan diuraikan sebagai berikut:
Friday, 10 June 2016
Teknologi dan Iptek
Pengertian Teknologi
Istilah teknologi
berasal dari kata techne dan logia. Kata Yunani kuno techne
berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah technokos yang
berarti seseorang yang memiliki keterampilan tertentu. Dengan berkembangnya keterampilan
seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola, langkah dan
metode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi teknik.
Istilah
“teknologi” berasal dari kata techne atau cara dan logos atau
pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang
cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu
untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan memperpanjang, emperkuat atau membuat
lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia.
Teknologi dianggap
sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju
pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Demikianlah teknologi adalah segenap
keterampilan manusia menggunakan sumber-sumber daya alam untuk memecahkan masalah-masalah
yang dihadapinya dalam kehidupan. Secara lebih umum dapatlah bahwa teknologi
merupakan suatu sistem penggunaan berbagai sarana yang tersedia untuk mencapai
tujuan-tujuan praktis yang ditentukan (Elly M. 2006: 68).
Pembangunan dan Perkembangan IPTEKS
Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa
manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan
yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa
digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah
mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang
menakjubkan.
Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka
kapasitas computer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia
dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek
yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan
memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari
dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan
kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptkan untuk memberikan manfaat
positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara
baru dalam melakukan aktivitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi
masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang
telah dihasilkan dalam decade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada
awalnya dicciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga
memungkinkan digunakan untuk hal negatif.
Dampak positif dan dampak negatif dari perkembangan teknologi
dilihat dari berbagai bidang.
1.
Bidang
informasi dan komunikasi.
Dalam
bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari
kemajuan data kita rasakan dampak positifnya, antara lain:
a.
Kita
akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di
bumi bagian manapun melalui internet.
b.
Kita
dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan
melalui handphone.
c.
Kita
mendapatkan layanan bank dengan sangat mudah.
Di samping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata
kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif,
antara lain:
a.
Pemanfaatan
jasa komunikasi oleh jaringan teroris.
b.
Penggunaan
informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa
disalahgunakan pihak tetentu untuk tujuan tertentu.
c.
Kerahasiaan
alat tes semakin terancam. Melalui internet kita dapat memperoleh informasi
tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara
langsung dari internet.
2.
Kebutuhan
pokok manusia
a.
Pangan
Dampak
positifnya, antara lain:
1.
Ditemukannya
bibit unggul yang dalam waktu singkat dapat diproduksi berlipat ganda.
2.
Digunakannya
bioteknologi (misalnya hormone tumbuhan), untuk merangsang tumbuhnya daun,
bunga, atau buah sehingga tumbuh lebih banyak.
Dampak negatifnya, antara lain: pemakaian pestisida, ternyata tidak
saja dapat memberantas hama tanaman, tetapi juga dapat membunuh hewan ternak,
dapat meracuni hasil panen, dan bahkan meracuni manusia sendiri.
b.
Sandang
Dampak
positifnya, antara lain:
1.
Menolong
manusia dalam pengadaan sandang dengan adanya mesin tekstil sehingga
mempercepat proses pembuatan pakaian.
2.
Kita
tidak perlu menunggu terlalu lama hasil serat tanaman kapas karena dengan serat
sintetis, pembuat tekstil dapat dilakukan secara besar-besaran dalam waktu yang
singkat.
Dampak negatifnya, antara lain:
1.
Bahan-bahan
yang berupa polimer sintetis kalau menjadi sampah tidak dapat dihancurkan oleh
bakteri-bakteri pembusuk.
2.
Sampah
plastik kalau dibakar akan menyebabkan menipisnya lapisan ozon.
c.
Papan
Dampak
positifnya, antara lain:
Dengan
menerapkan teknologi maju, manusia mampu membangun rumah dan gedung-gedung
pencakar langit. Orang tidak lagi menggunakan tangga, tetapi cukup dengan
menekan tombol dan dalam beberapa detik saja orang sudah sampai di lantai yang
dituju.
Dampak
negatifnya, antara lain:
a.
Dengan
peralatan modern, orang dengan sangat mudah membabat hutan untuk pembangunan
rumah, gedung, dan sebagainya atau untuk perabotan yang lain. Akibatnya hutan
menjadi gundul dan jika hujan terjadi banjir, erosi, pendangkalan sungai,
kematian sumber air, hilangnya kesuburan tanah yang pada akhirnya
menyengsarakan manusia sendiri.
b.
Dengan
diterapkannya teknologi modern, tenaga manusia banyak yang tidak terpakai
sehingga banyak terjadi pengangguran. Sebagai akibat dari pengangguran ini
timbul kejahatan di mana-mana.
Tuesday, 7 June 2016
Infrastruktur bagi Pendidikan Indonesia
Infrastruktur bagi Pendidikan Indonesia
Oleh Rizki Zakwandi
Oleh Rizki Zakwandi
Infrastruktur pada dasarnya bukan menjadi sesuatu hal yang paling
penting dalam pendidikan karena tanpa infrastruktur seperti gedung, meja,
kursi, papan tulis, laboratorium, dan sebagainya, pendidikan masih bisa
berlangsung. Artinya dalam konteks komponen pendidikan infrastruktur hanya
bertindak sebagai pelengkap, penyokong atau pendukung dari proses pendidikan
itu sendiri. Dengan demikian maju mundurnya suatu pendidikan tidak semata-mata
disebabkan oleh infratruktur yang lengkap, akan tetapi lengkap atau tidaknya
infrastruktur di lembaga pendidikan mempengaruhi terhadap kemajuan pendidikan
di lembaga tersebut. Tercatat dalam pedoman akreditasi lembaga pendidikan baik
itu lembaga pendidikan tingkat menengah ataupun tingkat tinggi, salah satu
aspek yang dinilai dalam pengakreditasian lembaga tersebut adalah kelengkapan
infrastrukturnya seperti gedung, kelengkapan inventaris, laboratorium, dan
lainnya. Berkaitan dengan itu dapat kita pahami bahwa untuk memajukan
pendidikan di Indonesia, infrastrukturnya harus disempurnakan. Hal ini juga
telah sama-sama dibuktikan bahwa sebagian besar sekolah yang telah tergolong sekolah
maju memiliki infrastruktur yang baik.
Infrastruktur yang
tergolong baik bukan dinilai dari segi tampilan atau morfologi dari
infrastruktur yang dimiliki akan tetapi dinilai dari jenis infrastruktur yang
menyokong terhadap keilmuan siswa seperti laboratorium, lapangan, perpustakaan,
ruang kelas yang nyaman, media belajar dan masih banyak lagi. Secara
fungsional, infrastrukur memberikan support kepada siswa untuk berkreasi
dan berinovasi dalam mengembangkan pengetahuan mereka. Dengan dilengkapinya infrastruktur
belajar maka siswa akan lebih leluasa dalam mendapatkan pengalaman belajar dan
akan berujung pada pengetahuan yang dimiliki.
Bercermin kepada
realita pendidikan yang terjadi di Indonesia saat ini bahwa hanya beberapa
sekolah yang telah memiliki infrastruktur yang baik sedangkan sebagian besar
lagi masih berada dalam skala kelayakan. Perbedaan tersebut juga menimbulkan
strata dalam keilmuan yang dimiliki, rata-rata siswa yang bersekolah di sekolah
yang memiliki infrastruktur baik akan mempunyai pengalaman belajar yang lebih
dari siswa yang bersekolah di sekolah yang dari segi infrastruktur kurang
memadai. Sebagai contoh, anak yang bersekolah di sekolah yang mempunyai
fasilitas laboratorium lengkap akan lebih mahir ketika menggunakan alat dibandingkan
dengan anak yang bersekolah di sekolah yang tidak mempunyai laboratorium,
malahan anak yang bersekolah di sekolah yang tidak memiliki laboratorium akan
kebingungan ketika melihat alat laboratorium tersebut. Contoh lainnya, siswa
yang belajar disekolah yang memiliki koneksi internet akan berbeda dengan siswa
yang bersekolah di sekolah kampung yang tidak memiliki akses internet. Siswa
yang bersekolah di sekolah yang memiliki koneksi internet akan lebih mudah
mendapat informasi baik itu yang bersifat perkembangan IPTEK terbaru ataupun event-event
yang bersifat perlombaan. Alhasil siswa yang bersekolah di sekolah yang tidak
ada koneksi internet tidak dapat berkontribusi padahal bisa jadi siswa di
sekolah yang tidak memiliki internet tersebut memiliki kemampuan yang luar
biasa.
Sebagai suatu
faktor pendukung yang memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan
pendidikan, infrastruktur harus diperhatikan agar pendidikan dapat berkembang
dengan baik. Infrastruktur pendidikan yang baik akan menumbuhkan semangat yang
baik bagi pelaksana pendidikannya. Pelaksanaan pendidikan yang optimal melalui
proses yang maksimal disertai dengan fasilitas yang memadai akan menghasilkan
lulusan yang terbaik sehingga untuk mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih
baik dimulai dari langkah kecil yaitu
pemerhatian terhadap infrastruktur lembaga pendidikan. Statistik telah
membuktikan bahwa lembaga pendidikan yang maju pasti memiliki infrastruktur yang
bagus dan dengan dukungan infrastruktur tersebut siswanya mampu berprestasi
sampai ketingkat internasional.
Permasalahan yang
terjadi dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah masih belum meratanya
penyebaran infrastruktur pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah. Sebagian
besar sekolah yang telah mendapat infrastruktur legkap adalah sekolah yang
berada di perkotaan sedangkan untuk sekolah yang berada di pedesaan masih
banyak yang belum merasakan bantuan pemerintah tersebut. Menanggulangi hal ini
biasanya sekolah memungut biaya pembangunan sekolah kepada siswa akan tetapi
berdasarkan UU nomor 20 tahun 2003 tentang anggaran dana pendidikan yang
dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau
Kemendikbud bahwa sejak dikeluarkannya UU tersebut sekolah tidak dibenarkan
lagi memungut biaya pendidikan kepada siswanya karena sudah ada biaya
operasional sekolah (BOS) sebesar 20% dari anggaran APBN. Dana BOS digunakan
untuk operasional sekolah termasuk membayar gaji guru honorer dan untuk
kelengkapan infrastruktur, sekolah harus tanggap dan giat mengajukan proposal
bantuan baik kepada pemerintah daerah ataupun pihak swasta. Berkaitan dengan
peraturan tersebut, tidak semua sekolah bisa mendapat bantuan dari Pemerintah
Daerah ataupun dari pihak swasta terlebih sekolah yang terletak jauh dari pusat
pemerintahan dan perekonomian. Sebagai dampaknya terjadilah kesenjangan antara
siswa yang bersekolah di sekolah berinfrastruktur lengkap dengan sekolah yang
masih berinfrastruktur layak.
Mengahadapi persaingan yang semakin
ketat saat ini, tentu hal itu tidak bisa dispelekan karena akan berdampak pada
ketertinggalan siswa Indonesia dalam persaingan global sehingga akan berdampak
buruk juga pada kemajuan bangsa. Pemerintah sebagai pembuat peraturan harus
menyediakan alternative lain yang dapat ditempuh sekolah untuk memenuhi
kebutuhan infrastruktur di sekolah tersebut baik itu berupa bantuan lepas,
bantuan bersyarat, dan lain sebagainya agar pendidikan di Indonesia tetap
mempertahankan eksistensinya sebagai pendidikan yang berdaya saing global. Disamping
mengharapkan bantuan pemerintah, salah satu alternatif yang bisa dilakukan oleh
sekolah tanpa memungut biaya adalah dengan mengadakan suatu usaha seperti
mengolah lingkungan sekitar menjadi lingkungan yang produktif. Di daerah
pedesaan yang bertanah subur mungkin sekolah bisa membuat lahan pertanian atau
perkebunan dimana yang menggarap pertanian dan perkebunan tersebut adalah
masyarakat sekolah. Artinya pembelajaran kewirausahaan yang langsung praktik
dan menghasilkan sesuatu yang bernilai harga. Hasil dari pertanian atau
perkebunan tersebut juga dapat digunakan untuk membangun infrastruktur sekolah
secara perlahan. Dengan demikian selagi mengajarkan pelajaran kewirausahaan
kepada siswanya, sekolah juga mendapat tambahan dana untuk pembangunan
infrastruktur sekolah
Permasalahn Fiqih
1.
Puasa
Hari LahirPermasalahn puasa yang dianjurkan selama ini dalam memperingati
hari lahir sering mengalami pro dan kontra. Sebagian ulama berpendapat bahwa
hukum berpuasa pada hari lahir adalah sunnah, akan tetapi sebagian lagi
berpendapat bahwa puasa tersebut hukumnya hanya sebatas mubah. Kedua pendapat
tersebut meupakan ijma’ ulama yang didasarkan pada hadits nabi yang berbunyi:
“dan
seseorang bertanya kepada Rasulullah tentang puasa puasa hari senin. Rasulullah
SAW menjawab : itu adalah hari kelahiranku dan hari diturunkannya wahyu.(H.R
Muslim)
Dalam hadits tersebut terdapat kata-kata “hari
lahir” yang dipahami sebagian ulama sebagai acuan dalam menetapkan hukum puasa
hari lahir adalah sunnah, karena dilakukan oleh nabi saw. Akan tetapi ulama
lainnya memandang dari konteks yang berbeda, karena asbabun wurud dari
hadits tersebut berbicara tentang puasa hari senin, bukan puasa hari lahir
sehingga mereka menetapkan puasa hari lahir adalah mubah. Selain itu, ada
beberapa alasan yang mendukung hal ini diantaranya:
1)
Tidak
ada istilah puasa wedal(sunda)/weton(jawa) pada zaman nabi saw.
2)
Tidak
didapati dalam sejarah ada keluarga atau sahabat nabi yang melaksanakan puasa
tersebut.
Mengenai hal tersebut maka juga tidak dilarang
bagi orang yang mengerjakan puasa pada hari kelahirannya sebagai wujud dari
rasa syukur atas nikmat kesempatan hidup yang diberikan Allah swt. Intinya
bahwa setiap amal amal yang dilakukan karena Allah swt adalah ibadah dan
berpahala, tergantung niat dari pelakunya.
2.
Menggunakan
Obat Penghalang Haid bagi Perempuan.
Perkembangan dan kemajuan zaman terutama dibidang rekayasa
teknologi telah menghasilkan begitu banyak produk yang berintegrasi dengan
manusia itu sendiri. Perkembangan dunia medis misalnya, memungkinkan seseorang
untuk merencanakan hal natural yang terjadi dengan dirinya, misalnya kehamilan,
menstruasi dan masih ada lagi. Berkaitan dengan menstruasi yang merupakan suatu
fitrah perempuan dan tidak akan terelakkan bagi perempuan normal, dan hal
itupun sebenarnya sudah ditolerir oleh Allah swt dalam masalah peribadatan.
Akan tetapi saat ini telah ditemukan obat yang mampu menunda fase menstruasi
perempuan sehingga ia bisa melaksanakan ibadah haji dan puasa full bulan
ramadhan tanpa harus ada mengqodho. Formula ini sebenarnya diperuntukkan untuk
jamaah haji perempuan yang masih subur agar dapat melaksanakan ibadah haji
secara penuh, akan tetapi seiring berjalannya waktu maka pil ini mulai
dikonsumsi oleh perempuan biasa yang ingin puasa penuh dibulan ramadhan.
Islam sebagai agama yang kaffah tentunya
sudah memprediksi hal ini akan terjadi dikemudian hari maka nabipun pernah
bersabda bahwa “laa dhororo wa laa dhiroor” yang artinya “tidak ada
bahaya dalam syariat ini dan tidak boleh mendatangkan bahaya tanpa alasan yang
benar”.
Karena perkara obat haid adalah perkara baru
makanya penyandaran masalah puasa dengan menggunakan obad haid hanya berupa
ijma’ ulama. Ulama yang membahas tentang perkara ini adalah Syaikh Muhammad bin
Sholeh Al Utsaimin RA yang berijtihad bahwa sebaiknya perempuan tidak melakukan
hal tersebut karena pada hakekatnya puasa dan haid sudah ada kadarnya dari Allah
swt yang merencanakan segala sesuatu secara sempurna dan apabila kita hendak
merubah takdir tersebut dengan demi keuntungan kita sendiri maka itu suatu
perbuatan tercela (sumber : Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab no.7416)
Dengan penjelasan singkat tersebut maka kami
memandang bahwa penggunaan obat penunda haid saat berpuasa adalah makruh dan
behkan lebih dekat dengan haram. Alasan tersebut dikarenakan bahwa saat
penggunaan obat haid pada bulan ramadhan dengan maksud agar tidak mengqhodo
puasa tidak mengandung unsur kebaikan dan bahkan yang ada hanya unsur
mudharatnya.
1.
Penggunaan Ventolin bagi Penderita Asma Saat Puasa
Asma
merupakan penyakit pernafasan yang disebabkan penyempitan saluran nafas
(bronkhus) yang tingkatnya bervariasi dari waktu ke waktu. Penyakit ini timbul
didasarkan atas reaksi peradangan
saluran nafas terhadap zat-zat perangsang yang berhubungan dengan penderita.
Penderita asma biasa menggunakan ventolin berupa sprayer yang disemprotkan ke
dalam mulut ketika asma kambuh. Ventolin ini terdiri dari tiga unsur yaitu: (1)
bahan kimia, (2) H20 dan (3) O2. Penggunaan ventolin adalah dengan cara menekan
sprayer kemudian gas ventolin masuk melalui mulut ke faring, lalu ke dalam
trakea, hingga bronkhus, tetapi ada sebagian kecil yang tetap di faring dan ada
pula yang masuk kerongkongan sehingga bisa masuk terus ke dalam perut.
Mengenai penggunaan ventolin, para ulama
berselisih pendapat.
Pendapat pertama: Tidak membatalkan puasa.
Inilah pendapat Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz, Syaikh Muhammad bin Sholih Al
‘Utsaimin, Syaikh ‘Abdullah bin Jibrin dan Al Lajnah Ad Daimah.
Alasan mereka:
1. Obat sprayer asma ini masuk ke dalam
kerongkongan. Dan sangat sedikit sekali yang masuk ke perut (lambung). Seperti
itu tidaklah membatalkan seperti halnya berkumur-kumur dan memasukkan air dalam
hidung. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bersungguh-sungguhlah
dalam beristinsyaq (memasukkan air dalam hidung) kecuali jika engkau berpuasa.”
(HR. Abu Daud, Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah, hasan shahih)
2. Mengenai masuknya obat sprayer ini ke perut
bukanlah suatu yang pasti (yakin), cuma keraguan saja (syak), yaitu bisa jadi
masuk, bisa jadi tidak. Sehingga asalnya puasa orang yang menggunakan sprayer
ini sah atau tidak batal. Karena berlaku kaedah, “Keyakinan tidak dapat dihilangkan dengan
sekedar keraguan.”
3. Menggunakan obat sprayer asma semacam ini
tidaklah semisal dengan makan dan minum.
4. Para pakar kesehatan menyebutkan bahwa siwak
itu mengandung 8 unsur kimia yang bisa merawat gigi dan gusi dari penyakit. Zat
siwak tersebut nantinya larut dengan air liur dan masuk ke faring. Padahal menggunakan siwak ini
dianjurkan pula ketika sebagaimana ada riwayat secara mu’allaq (tanpa sanad)
dari ‘Amir bin Robi’ah, ia berkata,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersiwak saat puasa dan
jumlahnya tak terhitung.” Jika unsur-unsur dalam siwak saja dimaafkan masuk ke
dalam perut karena jumlahnya sedikit dan bukan maksud untuk makan/minum, maka
demikian halnya dengan obat semprot asma dimaafkan pula.
Pendapat kedua: Penggunaan obat spray asma atau
ventolin membatalkan puasa dan tidak boleh digunakan saat Ramadhan kecuali
dalam keadaan hajat saat sakit dan jika digunakan puasanya harus diqodho’.
Inilah pendapat Dr. Fadl Hasan ‘Abbas, Dr. Muhammad Alfi, Syaikh Muhammad Taqiyuddin
Al ‘Utsmani dan Dr. Wahbah Az Zuhailiy.
Pendapat yang lebih kuat dalam masalah ini
adalah tidak batalnya puasa bagi orang yang menggunakan obat sprayer asma.
Alasannya adalah qiyas pada kumur-kumur dan siwak. Dan qiyas tersebut adalah
qiyas yang shahih. Wallahu a’lam. [Penjelasan Syaikhuna Dr. Ahmad bin Muhammad
Al Kholil, Asisten Profesor di jurusan Fikih Jami’ah Al Qoshim dalam tulisan
“Mufthirootu Ash Shiyam Al Mu’ashiroh”]
Subscribe to:
Posts (Atom)
